Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri, nama saya Mochamad Ilham Mohadi. Saya merupakan mahasiswa baru Binus University jurusan Teknik Informatika (School of Computer Science). Sekarang saya akan menceritakan pengalaman saya selama mengikutin FEP Binusian 2020.
FEP merupakan serangkaian kegiatan orientasi yang bertujuan untuk membantu Binusian baru dalam beradaptasi terhadap sistem, peraturan, dan cara belajar didunia kampus. FEP Binusian terbagi atas beberapa bagian, yaitu:
General Orientation (GO), yaitu pengenalan lingkungan baru Binus University, peraturan dan registrasi perkuliahan, organisasi kemahasiswaan, dll. Saya melaksanakan kegiatan General Orientation pada tanggal 8 – 13 Agustus 2016 (Batch 3) yang bertempat di kampus Anggrek dan Syahdan.
Pada masa ini juga saya berkenalan dengan Buddy Coordinator (BC) dan juga teman teman yang seangkatan dengan saya, khususnya dengan teman teman satu jurusan. Bagi saya para BC berperan sangat besar karena mereka menyampaikan informasi – informasi penting, seperti
- Cara mengakses Binus Maya,
- Cara tapping saat memasuki kelas,
- Tahapan yang harus dilakukan jika Binusian ID Card hilang / rusak,
- Mengetahui apa itu KMK dan bagaimana cara mendapatkannya,
- Syarat – syarat agar mahasiswa/i dapat mengikuti ujian di Binus University,
- Pentingnya SAT (Student Activity Transcript) serta bagaimana cara mendapatkan point SAT tersebut,
- Bagaimana cara meng-Complaint nilai jika nilai yang didapatkan mahasiswa/i tidak sesuai dengan aslinya atau mengalami kesalahan,
- Apa saja syarat untuk dapat lulus dari Binus University,
- Visi dan misi Binus Univeristy, terutama untuk para Binusian 2020
- Cara agar Sukses Kuliah & Aturan Tata Tertib Kehidupan Kampus
*(Note : beberapa cara tersebut dapat dibaca di buku FEP Binusian 2020)
Semua point point yang ada di atas disampaikan oleh para BC dan semua hal itu sangat berharga untuk menunjang perkuliahan yang akan saya jalani nantinya. Tidak hanya sekedar memberikan informasi akan tetapi mereka juga membimbing para buddy untuk membuat yel – yel jurusan, menghafal mars Binusian, mars Binus, dll.
Selain materi materi tentang perkuliahan, di dalam GO ini ada sesi yang namanya Bunga rampai dimana itu merupakan sebuah acara yang dilakukan untuk memperkenalkan berbagai macam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di Binus, disitu saya merasa terkesan sekali. Bahkan saya dilema ketika harus memutuskan untuk bergabung dengan UKM yang mana, karena setiap UKM tersebut dapat menderskripsikan atau menerangkan UKMnya dengan sangat bagus sehingga penonton tertarik untuk bergabung. Lalu ada sesi yang namanya kebersamaan, itu adalah sesi dimana semua mahasiswa baru (per-batch) dikumpulkan dan mereka dapat menunjukkan yel – yel dari jurusannya mereka masing masing. Serta ada sesi terakhir sekaligus mengakhiri masa General Orientation, namanya EXPO, itu merupakan sesi dimana para mahasiswa baru bisa mendaftarkan diri untuk bergabung dengan UKM yang telah memperkenalkan dirinya pada saat bunga rampai.
CBN 02 BINUSIAN 2020
Academic Orientation (AO), merupakan bagian dari FEP dimana sebagian besar pada sesi ini mahasiswa mulai diperkenalkan kurikulum dari masing – masing jurusan, mulai diperkenalkannya materi dasar program / jurusan, dan mengenal dosen atau pembimbing akademin Binus University. AO dilaksanakan pada tanggal 5-15 September 2016 dan bertempat di kampus anggrek.
Pada saat saya mengikuti AO ini saya diperkenal kan dengan hal – hal yang baru, seperti pelajaran pelajaran yang sebelumnya tidak saya dapatkan pada saat saya bersekolah di SMA dulu, contohnya algorithm & programming. Keutungan yang dapat saya peroleh dari AO ini adalah ‘pengenalan’, jadi walaupun teman teman saya telah mengerti terlebih dahulu tentang algoritma dibandingkan saya akan tetapi pada sesi ini mahasiswa baru diperkenalkan kembali, jadi semua dapat mengerti dari awal dan semua sesi yang ada di AO diajarkan langsung oleh dosen yang bersangkutan sesuai dengan mata kuliah yang mereka ajarkan. Tidak hanya pelajaran yang baru dan dapat mengenal dosen akan tetapi pada sesi AO ini lingkungan kelas juga baru, GO dengan AO kelasnya berbeda. Di AO ini tempat yang di pakai untuk belajar ada kelas kecil, kelas besar dan juga Lab, kelas kecil itu kelas kelas seperti biasanya sementara kelas besar itu merupakan kelas gabungan dari beberapa kelas yang sama (satu jurusan) tapi terkadang juga gabungan dari beberapa jurusan, seperti ada anak Game Application and Technology (GAT), Mobile Application and Technology (MAT) dan Cyber Scurity. kelas Lab itu merupakan kelas praktek, jadi kalau biasanya dikelas kecil dan besar hanya diberikan materi tanpa praktek, kalau di Lab itu prakteknya.
Organization Skill, Organization dalam bahasa inggris berarti organisasi, sementara skill berarti kepandaian/keahlian. Jadi Organization skill itu artinya keahlian yang ada di dalam organisasi. Tapi keahlian tersebut tidak dapat langsung di dapatkan, kita sebagai mahasiswa harus mau berusaha mengembangkan skill kita dalam berorganisasi, cara yang dapat diambil untuk mengembangkan skill kita yaitu dengan mengikut organisasi hal tersebut dapat menambah pengalaman baru, memperluas wawasan pengetahuan, menjalin komunikasi lebih erat dengan teman – teman yang ada di dalam suatu organisasi tersebut.
OK (Organisasi Kemahasiswaan) yang ada di Binus :
- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Saya merupakan mahasiswa Teknik Informatika, jadi himpunan mahasiswa TI adalah HIMTI – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika.
- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM),
- Komunitas.
Saya sendiri belum memiliki Organization Skill, karena pada saat saya sekolah (SD-SMA) saya tidak tergabung dalam organisasi yang ada di sekolah, yaitu OSIS. Akan tetapi pada saat SMA dulu saya mengikuti ekstra kulikuler – ekskul, ekskul yang saya ambil adalah seni drama / teater. didalam teater sendiri saya mendapatkan banyak sekali pengalaman – pengalaman yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya, seperti saya dapat berteman dengan teman – teman baru walaupun berbeda jurusan, saya mendapatkan banyak sekali wawasan tentang apa itu teater, lalu juga saya dapat menjalin komunikasi secara baik dengan teman teman saya, bahkan saya mendapatkan beberapa achievement dari kementrian pendidikan dan dapat berkesempatan mengikuti culture exchange beberapa waktu lalu di Singapura, saya salah satu perwakilan dari Indonesia.
Intinya itu sebenernya kita sebagai mahasiswa harus bisa mengembangkan skill organisasi, karena itu merupakan hal yang sangat penting dalam masa perkuliahan ini, contohnya dapat membangun jaringan / koneksi yang luas, mendapatkan pengetahuan lebih dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki skill tersebut.
Serta bisa mendapatkan Global EES (Global Employability & Enterpreneurial Skills), yaitu keterampilan – keterampilan yang diperlukan untuk memperoleh pekerjaan, suskes didalam pekerjaan serta menjadi wirausahawan dalam konteks global.
Global EES terdiri dari beberapa kemampuan, yaitu :
- Kemampuan berbahasa asing (Foreign language proficiency)
- Keterampilan teknologi komunikasi dan komunikasi (ICT skills)
- Kemampuan hitung menghitung (Numerical literacy)
- 6 key soft skills
- Pengalaman internasional (International experience) & global mindset
- Kemampuan berinovasi (Innovation capability)
6 Key soft skills antara lain:
- Self management,
- team work,
- communication,
- planning & organizing,
- problem solving & Decision making, dan
- Initiative & Enterprise.
sumber : Buku FEP Binusian 2020
